2 mins read

ANCAMAN KRISIS: Tanpa Rodri, Lini Belakang Manchester City Mudah Ditembus dan Rentan Kebobolan

Soccer Football - Premier League - Newcastle United v Manchester City - St James Park, Newcastle, Britain - November 22, 2025 Newcastle Uniteds Harvey Barnes celebrates scoring their second goal Action Images via Reuters/Lee Smith EDITORIAL USE ONLY. NO USE WITH UNAUTHORIZED AUDIO, VIDEO, DATA, FIXTURE LISTS, CLUB/LEAGUE LOGOS OR LIVE SERVICES. ONLINE IN-MATCH USE LIMITED TO 120 IMAGES, NO VIDEO EMULATION. NO USE IN BETTING, GAMES OR SINGLE CLUB/LEAGUE/PLAYER PUBLICATIONS. PLEASE CONTACT YOUR ACCOUNT REPRESENTATIVE FOR FURTHER DETAILS..MANCHESTER, INGGRIS (situs togel) — Manchester City menghadapi masalah pelik yang mulai menjadi pola kronis: kerentanan lini belakang setiap kali gelandang bertahan andalan mereka, Rodri, absen dari lapangan. Kesenjangan ini kembali terlihat jelas dalam laga terakhir mereka di Liga Inggris, menunjukkan bahwa pengaruh Rodri jauh melampaui peran defensifnya.

Pengamat dan penggemar kini sepakat bahwa Rodri bukan hanya sekadar gelandang bertahan, melainkan fondasi struktural yang menjaga keseimbangan dan stabilitas tim asuhan Pep Guardiola.


Analisis Pola Kerentanan Tanpa Rodri

 

Absensi Rodri (baik karena cedera maupun suspensi) secara statistik selalu berbanding lurus dengan menurunnya performa defensif The Citizens.

  • Ketiadaan Shield: Rodri berfungsi sebagai tameng (shield) utama bagi empat bek City. Tanpa dirinya, bek tengah (seperti Rúben Dias atau John Stones) menjadi terlalu terbuka dan harus menghadapi tekanan langsung dari lini serang lawan.

  • Transisi yang Lambat: Peran Rodri sangat vital dalam fase transisi dari menyerang ke bertahan (defensive transition). Ia adalah pemain pertama yang memutus serangan balik lawan dan mendistribusikan bola kembali ke depan. Tanpa Rodri, transisi City menjadi lambat, dan lawan lebih mudah mencapai sepertiga akhir pertahanan City.

  • Kekurangan Tempo Control: Rodri adalah master dalam mengontrol tempo pertandingan. Kehadirannya memastikan City mempertahankan penguasaan bola yang dominan, sehingga lawan jarang mendapat kesempatan menyerang. Ketika Rodri absen, penguasaan bola City menjadi lebih ceroboh dan lawan mendapat lebih banyak peluang serangan.

“Data menunjukkan, tanpa Rodri, garis pertahanan City menjadi kacau. Dia adalah penyelamat taktis Guardiola, yang memastikan bola tetap jauh dari kotak penalti kita. Ketika dia tidak ada, lubang-lubang di lini tengah terlihat jelas,” ujar analis sepak bola, Jamie Carragher.

Kasus Terkini: Kekalahan yang Menyakitkan

 

Kerentanan ini terbukti dalam beberapa kekalahan terakhir Manchester City, di mana tim-tim lawan berhasil mengeksploitasi ruang kosong di antara lini tengah dan pertahanan.

  • Gol Mudah: Gol-gol yang masuk ke gawang City sering kali berasal dari serangan yang seharusnya bisa diputus di tengah lapangan, namun bola terlanjur lolos ke area penalti.

  • Tekanan pada Full-back: Ketika Rodri tidak ada, beban tekanan pada full-back meningkat drastis, membuat mereka sering terlambat dalam melakukan covering atau kembali ke posisi.

Pep Guardiola kini harus menemukan solusi jangka pendek dan panjang untuk mengatasi ketergantungan ini, entah dengan mengoptimalkan peran pemain lain seperti Mateo Kovačić atau Kalvin Phillips di posisi tersebut, atau mengubah struktur formasi tim secara radikal.