Dirut Bulog Tegaskan Penguatan Beras di Sumatera Masih Dilakukan
JAKARTA (initogel) — Direktur Utama Perum Bulog menegaskan bahwa upaya penguatan pasokan dan distribusi beras di wilayah Sumatera hingga kini masih terus dilakukan. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan serta memastikan ketersediaan beras tetap aman dan merata bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap stabilitas harga dan pasokan beras, khususnya di sejumlah daerah yang mengalami tekanan distribusi akibat faktor cuaca dan tingginya kebutuhan masyarakat.
“Penguatan beras di Sumatera masih berjalan dan terus kami lakukan secara bertahap,” ujar Dirut Bulog.
Fokus Jaga Stok dan Distribusi
Bulog memastikan stok beras nasional dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Khusus wilayah Sumatera, Bulog melakukan penguatan melalui optimalisasi gudang, distribusi antardaerah, serta penyaluran beras ke wilayah yang membutuhkan.
Distribusi dilakukan dengan memperhatikan kondisi geografis dan kebutuhan masing-masing daerah. Bulog juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar penyaluran beras tepat sasaran.
“Kami tidak hanya melihat stok, tetapi juga memastikan beras sampai ke masyarakat,” kata Dirut Bulog.
Antisipasi Fluktuasi Harga
Penguatan beras di Sumatera juga bertujuan menekan potensi kenaikan harga beras di tingkat konsumen. Dengan pasokan yang terjaga, Bulog berharap stabilitas harga dapat dipertahankan, terutama menjelang periode dengan permintaan tinggi.
Bulog menyatakan siap melakukan intervensi pasar apabila diperlukan, sesuai dengan kebijakan pemerintah. Langkah ini diharapkan mampu melindungi daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
“Stabilitas harga adalah prioritas, karena beras merupakan kebutuhan pokok,” ujarnya.
Dampak Cuaca dan Tantangan Lapangan
Dirut Bulog mengakui bahwa faktor cuaca masih menjadi tantangan dalam penguatan beras di Sumatera. Curah hujan tinggi di beberapa wilayah berdampak pada distribusi dan aktivitas logistik.
Meski demikian, Bulog memastikan seluruh jajaran di daerah tetap siaga dan berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan solusi teknis di lapangan.
“Kami menyesuaikan strategi distribusi dengan kondisi daerah masing-masing,” jelasnya.
Respons Masyarakat dan Pemerintah Daerah
Langkah Bulog mendapat respons positif dari pemerintah daerah dan masyarakat. Keberadaan stok beras yang terjaga memberi rasa aman, terutama bagi warga di wilayah yang rawan gangguan distribusi.
Seorang warga di Sumatera Selatan mengaku lebih tenang setelah mengetahui pasokan beras tetap tersedia. “Yang penting beras ada dan harganya stabil,” ujarnya.
Komitmen Jangka Panjang Bulog
Bulog menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pangan nasional, tidak hanya di Sumatera, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia. Penguatan beras dinilai sebagai bagian dari upaya jangka panjang menjaga ketahanan pangan nasional.
“Kami akan terus bekerja agar masyarakat tidak khawatir soal ketersediaan beras,” tutup Dirut Bulog.
Dengan penguatan yang masih berjalan, Bulog berharap pasokan beras di Sumatera tetap aman dan stabil. Langkah ini menjadi penopang penting bagi ketenangan masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan pasar pangan nasional.
