2 mins read

Kemendag Catat UMKM Raup Potensi Transaksi Rp10,76 Miliar di Inggris

Kemendag catat UMKM raup potensi transaksi Rp10,76 miliar di Inggris

JakartaKementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia berhasil meraih potensi transaksi sebesar Rp10,76 miliar dalam kegiatan promosi dagang di Inggris. Capaian ini dinilai sebagai sinyal positif bagi perluasan pasar ekspor produk UMKM ke kawasan Eropa.

Nilai tersebut berasal dari hasil penjajakan bisnis dan pertemuan dagang antara pelaku UMKM Indonesia dengan mitra usaha di Inggris.

Promosi Produk Unggulan UMKM

Kemendag menyebutkan kegiatan promosi dilakukan melalui forum bisnis dan pameran dagang yang mempertemukan eksportir Indonesia dengan calon pembeli di Inggris.

Produk yang ditawarkan beragam. Mulai dari makanan dan minuman olahan, fesyen, kerajinan tangan, hingga produk berbasis bahan alami. Respons pasar dinilai cukup baik, terutama terhadap produk yang memiliki nilai tambah dan identitas khas Indonesia.

Potensi transaksi Rp10,76 miliar tersebut mencerminkan minat awal dari pembeli luar negeri terhadap produk UMKM nasional.

Potensi Transaksi dan Realisasi Ekspor

Kemendag menjelaskan bahwa potensi transaksi merupakan komitmen awal hasil kesepakatan bisnis. Angka tersebut masih dapat berkembang seiring negosiasi lanjutan dan proses pengiriman barang.

Jika seluruh potensi tersebut terealisasi, maka pelaku UMKM berpeluang memperluas pasar ekspor dan meningkatkan kapasitas produksi.

Selain itu, keberhasilan penetrasi pasar Inggris dapat membuka peluang masuk ke negara Eropa lainnya.

Tantangan Standar dan Kualitas

Meski peluang terbuka, UMKM tetap harus memenuhi standar internasional. Persyaratan keamanan produk, sertifikasi, serta kualitas kemasan menjadi faktor penting dalam ekspor.

Karena itu, Kemendag mendorong pelaku usaha untuk memperkuat manajemen mutu dan konsistensi produksi. Pendampingan dan fasilitasi juga terus dilakukan agar UMKM mampu bersaing di pasar global.

Peningkatan literasi ekspor dan pemanfaatan perwakilan dagang di luar negeri menjadi bagian dari strategi jangka panjang.

Dampak bagi Ekonomi Nasional

UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, baik dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB).

Jika potensi transaksi Rp10,76 miliar di Inggris dapat terealisasi, dampaknya akan terasa pada peningkatan pendapatan pelaku usaha dan penguatan ekspor nonmigas.

Capaian ini menunjukkan bahwa produk UMKM Indonesia memiliki daya saing dan peluang untuk tumbuh di pasar internasional.

Harapan ke Depan

Kemendag berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan perwakilan dagang di luar negeri terus diperkuat. Dengan strategi promosi yang tepat dan kualitas produk yang terjaga, peluang ekspor UMKM diproyeksikan terus meningkat.

Ke depan, perluasan pasar tidak hanya soal nilai transaksi, tetapi juga tentang membangun reputasi produk Indonesia di kancah global.