2 mins read

Ledakan di Tambang Batu Bara Ilegal India, 18 Orang Tewas

Ledakan di Tambang Batu Bara Ilegal India, 18 Orang TewasMeghalaya, India — Sebuah ledakan dahsyat mengguncang sebuah tambang batu bara ilegal di distrik East Jaintia Hills negara bagian India, menewaskan setidaknya 18 pekerja dan melukai sejumlah lainnya. Insiden tragis ini terjadi pada pagi hari saat para pekerja sedang berada di dalam tambang jenis “rat-hole” — lubang sempit dan tidak teratur yang digali ke dalam bukit untuk menambang batu bara — sebuah praktik yang berbahaya dan sering tak diawasi.

Ledakan itu, yang dilaporkan terjadi di sebuah area terpencil dalam tambang ilegal, membuat tim penyelamat bekerja keras menggali puing demi puing untuk mencari korban selamat. Hingga saat ini, tim telah menemukan 18 jenazah dari lokasi kejadian dan salah satu pekerja yang selamat telah dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lanjutan. Belum jelas berapa banyak pekerja berada di dalam tambang saat ledakan terjadi, karena lubang-lubang tambang tersebut sangat sempit dan sulit diawasi.

Risiko Tambang “Rat-Hole” dan Kewaspadaan Keselamatan

Tambang jenis “rat-hole” adalah bentuk penambangan yang umum di kawasan timur laut India, namun dikenal sangat berbahaya karena terowongan yang sempit dan kurang ventilasi, serta minimnya prosedur keselamatan kerja. Metode ini sering dilakukan secara informal atau ilegal, tanpa pengawasan pemerintah. Para pekerja biasanya turun sendiri ke lorong sempit dengan peralatan sederhana untuk menambang batu bara.

Para ahli dan otoritas setempat telah lama memperingatkan bahwa praktik ini berisiko tinggi, baik bagi keselamatan pekerja maupun lingkungan di sekitarnya. Insiden kali ini menjadi pengingat pahit bahwa kurangnya regulasi dan pengawasan dapat berujung pada tragedi besar.

Keluarga dan Komunitas yang Terdampak

Warga kampung dan keluarga para pekerja yang terlibat dalam ledakan ini diguncang oleh berita duka tersebut. Para korban bukan hanya angka statistik, melainkan pekerja yang sehari-hari berjuang mencari nafkah di tempat kerja yang berisiko demi menghidupi keluarga mereka. Kabar kematian para pekerja ini meninggalkan duka mendalam bagi komunitas lokal, terutama ketika keluarga menunggu kabar tentang orang-orang yang mereka cintai.

Tanggapan Otoritas dan Tindakan Selanjutnya

Otoritas distrik dan negara bagian telah mengumumkan penyelidikan menyeluruh atas insiden ini, termasuk kemungkinan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab atas operasi tambang ilegal tersebut. Pemerintah daerah telah mengerahkan tim National Disaster Response Force dan badan penanggulangan bencana untuk melanjutkan pencarian dan memastikan tidak ada korban lain yang masih terjebak di dalam.

Kasus semacam ini bukan satu-satu-nya tragedi yang terkait dengan tambang ilegal di kawasan timur laut India. Meskipun praktik itu dilarang dan dinyatakan berbahaya, operasi seperti ini masih terus terjadi dengan risiko tinggi bagi pekerja.