Wabup Balangan Minta Fokus Bentuk Posko Logistik untuk Layani Korban Banjir

BALANGAN (LIGA335) — Wakil Bupati (Wabup) Balangan meminta seluruh pihak terkait untuk memfokuskan pembentukan posko logistik guna melayani kebutuhan korban banjir yang terdampak di sejumlah wilayah. Langkah ini dinilai penting agar penyaluran bantuan berjalan cepat, tepat, dan merata.
Banjir yang melanda beberapa desa di Balangan menyebabkan ratusan warga terdampak. Aktivitas masyarakat terganggu, sementara sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dalam kondisi tersebut, kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan tidur menjadi prioritas utama.
“Kita harus memastikan bantuan logistik tersalurkan dengan baik. Posko logistik harus menjadi pusat pelayanan bagi warga terdampak,” ujar Wabup Balangan saat meninjau lokasi banjir.
Posko Logistik Jadi Pusat Koordinasi Bantuan
Wabup Balangan menegaskan bahwa posko logistik tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan bantuan, tetapi juga sebagai pusat koordinasi antarinstansi. Dengan adanya posko yang terorganisir, distribusi bantuan dapat dilakukan lebih terarah sesuai kebutuhan di lapangan.
Posko logistik direncanakan beroperasi selama masa tanggap darurat. Bantuan yang disalurkan meliputi bahan makanan, air bersih, obat-obatan, selimut, hingga perlengkapan bayi dan lansia.
“Kita ingin semua bantuan tercatat dan sampai ke warga yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Sinergi Pemerintah dan Relawan
Pembentukan posko logistik melibatkan pemerintah daerah, BPBD, aparat TNI-Polri, serta relawan. Wabup Balangan mengapresiasi peran relawan yang sejak awal turun membantu warga, mulai dari evakuasi hingga distribusi bantuan.
Menurutnya, sinergi antarsemua pihak menjadi kunci dalam penanganan banjir. Tanpa koordinasi yang baik, bantuan berisiko tidak merata atau justru menumpuk di satu titik.
“Kita bekerja bersama. Pemerintah hadir, relawan bergerak, dan masyarakat saling membantu,” ujarnya.
Harapan Warga Terdampak
Bagi warga terdampak banjir, kehadiran posko logistik memberikan rasa aman. Mereka berharap kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi selama kondisi belum sepenuhnya pulih.
“Dengan adanya posko, kami lebih tenang. Setidaknya kebutuhan makan dan minum bisa terpenuhi,” kata seorang warga pengungsi.
Warga juga berharap penanganan banjir tidak hanya berhenti pada bantuan darurat, tetapi dilanjutkan dengan perbaikan infrastruktur agar kejadian serupa tidak terulang.
Langkah Lanjutan Pasca Banjir
Selain penanganan logistik, Wabup Balangan meminta instansi terkait menyiapkan langkah pemulihan pascabanjir. Pembersihan lingkungan, perbaikan fasilitas umum, serta pendataan kerugian akan dilakukan setelah air surut.
Wabup Balangan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendampingi warga hingga kondisi kembali normal.
“Kami akan terus hadir bersama masyarakat sampai masa pemulihan selesai,” tutupnya.